Artikel
Sejarah Desa Jogodalu
Desa Jogodalu adalah sebuah Desa di kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur. Menurut sejarah Babat Tanah Jawi Wetan yang dikarang oleh Wiryopanitro dari Solo dan Dr. H. J De Graaf dari Belanda, Desa Jogodalu sebelum menjadi kampung yang ramai dan banyak penduduknya pertama kali bernama Desa “Darno” yang berada disebelah timur Bendungan Desa Jogodalu, tetapi saat Desa Darno itu ada waduk masih belum ada.
Desa Darno debentuk oleh kanjeng Sunan Prapen yang dalam bahasa Arab Darno berasal dari kata Dar (kampung) Na (kita) yang berarti “Kampung Kita”. Setelah padat penduduk Desa Darno sering banjir sehingga mendapat julukan sebagai kampung “Batok Jamon” yang artinya “Batok (ceduk/tempat untuk mengambil air)” dan “Jamon (Banyu/air)”, kampung Darno juga sering terjadi perampokan. Penduduk Desa Darno akhirnya usul Kepada Sunan Prapen agar Desa Darno dipindah ketempat yang lebih aman dan tidak terkena banjir, dan pada waktu itu Kanjeng Sunan Prapen langsung menyetujuinya. Sunan Prapen kemudian menyuruh murid-muridnya untuk berdakwah diluar kesultanan Giri, setelah melakukan hal itu ternyata murid Sunan Prapen semakin banyak jumlahnya. Suatu hari salah satu murid Sunan Prapen meminta agar dibuatkan tempat peristirahatan karena terlalu jauh untuk kembali ke kesultanan Giri. Dari tempat peristirahatan itu , ditunjuk orang-orang untuk berjaga, tempat penjagaan itu berada disebelah selatan Desa Jogodalu dan diberi nama “Jedding”. Orang yang ditunjuk sebagai kepala penjagaan bernama “Mbah Dolan”.
Setelah itu murid Sunan Prapen membuat kampung kecil yang berada disebelah barat perempatan RT. 06 yang bernama kampung “Kaoman”, semakin lama kampung Kaoman semakin padat penduduknya dan akhirnya kampung Kaoman berubah nama menjadi Desa “Jogodalu”.
Kata kanjeng Sunan Prapen, yang menjadi sponsor atau orang yang ditunjuk oleh Sunan Prapen itu bukanlah orang sembarangan, sehingga dilihat dari ilmu tasawuf Sunan Prapen, orang-orang tersebut adalah orang-orang yang benar-benar bersih hatinya. Nama Jogodalu sendiri menurut Sunan Prapen berasal dari bahasa arab dala-yadullu-dallan yang artinya menunjuk seseorang. Jadi kata Jogo berasal dari kata jaga/berjaga dan dalu berasal dari kata dallan yaitu orang yang ditunjuk sebagai kepala penjagaan. Akhirnya Desa Jogodalu diresmikan oleh Sunan Prapen pada tahun 1679 M yang disaksikan oleh seluruh murid Sunan Prapen.
Persyaratan Layanan Penerbitan KTP
Rapat membangun Komitmen antara Karang Taruna Desa Kemangi
Membangun Desa Lewat Gotong Royong

